Amanda, Fitri Ana and Sari, Dewi Kartika (2025) HUBUNGAN SIKAP LANSIA DENGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA GUNUNG MELETUS DI DUKUH SEPI DESA JRAKAH SELO BOYOLALI. Diploma / Sarjana thesis, Universitas 'Aisyiyah Surakarta.
|
Text
COVER_202113046_FITRIANA - Amanda.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
INTISARI(INDONESIA)_202113046_FITRIANA - Amanda.pdf Download (305kB) |
|
|
Text
INTISARI(INGGRIS)_202113046_FITRIANA - Amanda.pdf Download (290kB) |
|
|
Text
DAFTARISI_202113076_FITRIANA - Amanda.pdf Download (376kB) |
|
|
Text
BAB1_202113046_FITRIANA - Amanda.pdf Download (586kB) |
|
|
Text
BAB2_202113046_FITRIANA - Amanda.pdf Restricted to Repository staff only Download (781kB) |
|
|
Text
BAB3_202113046_FITRIANA - Amanda.pdf Restricted to Repository staff only Download (771kB) |
|
|
Text
BAB4_202113046_FITRIANA - Amanda.pdf Restricted to Repository staff only Download (689kB) |
|
|
Text
BAB5_202113046_FITRIANA - Amanda.pdf Restricted to Repository staff only Download (236kB) |
|
|
Text
DAFTARPUSTAKA_202113046_FITRIANA - Amanda.pdf Restricted to Repository staff only Download (429kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_202113046_FITRIANA - Amanda.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
HASILLUARAN_202113046_FITRIANA - Amanda.pdf Download (283kB) |
Abstract
Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana tertinggi kedua
di dunia, dan salah satu ancaman utama adalah letusan gunung berapi, Dukuh Sepi,
Desa Jrakah, Selo, Boyolali, merupakan Kawasan Rawan Bencana (KRB) III. memiliki
jumlah warga yang paling banyak terdampak yaitu sebanyak 4159 jiwa. Lansia
merupakan kelompok rentan yang memiliki keterbatasan fisik dan psikologis dalam
menghadapi bencana, sehingga penting untuk menilai kesiapsiagaan mereka. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap lansia dengan
kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana letusan Gunung Merapi di Dukuh Sepi.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional.
Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling dengan jumlah responden
sebanyak 63 orang lansia. Instrumen penelitian berupa kuesioner sikap dan
kesiapsiagaan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis
menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil menunjukkan sebagian besar lansia
memiliki sikap negatif (96,8%) dan tingkat kesiapsiagaan kurang siap (71,4%). Hasil
analisis bivariat menunjukkan nilai p-value sebesar 0,662 (> 0,05), yang berarti tidak
terdapat hubungan yang signifikan antara sikap lansia dengan kesiapsiagaan
menghadapi bencana letusan gunung. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara sikap lansia dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Diperlukan
upaya edukasi dan keterlibatan komunitas dalam meningkatkan kesiapsiagaan lansia
secara menyeluruh.
Kata Kunci: Bencana, Gunung Meletus, Kesiapsiagaan, Lansia, Sikap.
ix
| Item Type: | Skripsi, Tesis dan Disertasi (Diploma / Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | FAKULTAS ILMU KESEHATAN ( FACULTY OF HEALTH SCIENCES) > Program Studi S1 Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Admin Admin Admin |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 02:42 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 02:42 |
| URI: | http://eprints.aiska-university.ac.id/id/eprint/3722 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
