PERBEDAAN PENGARUH ISOMETRIC EXCERCISE DAN ISOTONIC EXCERCISE TERHADAP KEMAMPUAN FUNGSIONAL OSTEOARTHRITIS KNEE PADA LANSIA DI RS PKU MUHAMADIYAH KARANGANYAR

Huda, Thohir Nur and Winarni, Winarni and Widayati, Rina Sri (2018) PERBEDAAN PENGARUH ISOMETRIC EXCERCISE DAN ISOTONIC EXCERCISE TERHADAP KEMAMPUAN FUNGSIONAL OSTEOARTHRITIS KNEE PADA LANSIA DI RS PKU MUHAMADIYAH KARANGANYAR. Diploma / Sarjana thesis, STIKES 'Aisyiyah Surakarta.

[thumbnail of 1. COVER.pdf]
Preview
Text
1. COVER.pdf

Download (804kB) | Preview
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (61kB) | Preview
[thumbnail of 3. DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (75kB) | Preview
[thumbnail of 4. BAB I.pdf]
Preview
Text
4. BAB I.pdf

Download (158kB) | Preview
[thumbnail of 5. BAB II.pdf] Text
5. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (338kB)
[thumbnail of 8. BAB V.pdf] Text
8. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (66kB)
[thumbnail of 7. BAB IV.pdf] Text
7. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (179kB)
[thumbnail of 9. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (58kB)
[thumbnail of 6. BAB III.pdf] Text
6. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (303kB)
[thumbnail of 10. LAMPIRAN.pdf] Text
10. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Osteoarthritis merupakan penyakit sendi yang banyak dijumpai pada lansia dan sangat memberikan kontribusi untuk kecacatan, dan penurunan aktifitas fungsional dalam kegiatan sehari-hari. Osteoarthritis menempati rank ke dua setelah hipertensi dengan prevalensi menurut kelompok umur 55 – 64 tahun (45%), 65 – 74 tahun (51,9%) dan 75+ tahun (54,8%). Penyakit osteoarthritis knee bersifat non-inflamasi dan progresif yang mengenai kartilago sendi kemudian timbul pembentukan tulang baru (osteofit) pada permukaan dan tepi sendi akibat dari erosi tulang rawan. Pembentukan osteofit pada sendi menimbulkan beberapa permasalahan pada sendi seperti keterbatasan luas gerak sendi, penurunan kekuatan otot quadricep femuris, penurunan fleksibilitas sendi yang mengakibatkan terjadinya penurunan aktifitas fungsional pada lansia. Isometric excercise melatih otot quadriceps femoris dengan teknik latihan aktif kontraksi otot dengan gerakan static Latihan ini dapat meningkatkan kekuatan otot quadriceps femoris. isotonic excercise mempunyai prinsip kontraksi dinamic dengan pembebanan dari luar latihan ini dapat meningkatkan luas gerak sendi, dan memperbaiki fleksibilitas sendi. Tujuan : untuk mengetahui perbedaan pengaruh isometrik excercise dan isotonik excercise terhadap kemampuan fungsional osteoarthritis knee pada lansia. Metode : jenis penelitian ini menggunakan quasy eksperimental design dengan rancangan penelitian two group pretest-posttest design. Hasil : Hasil uji pengaruh menggunakan marginal homogenity didapatkan hasil untuk isometrik excercise (p)=<0,001<0,005, sedangkan pada isotonik excercise didapatkan hasil (p)=<0,001<0,005 yang artinya terdapat pengaruh isometrik excercise dan isotonik excercise terhadap kemampuan fungsional osteoarthritis knee, hasil uji beda pengaruh menggunakan two-sample kolmogorov-smirnov didapatkan hasil (p)=0,005<0,005 yang artinya terdapat perbedaan pengaruh isometrik excercise dan isotonik excercise terhadap kemampuan fungsional osteoarthritis knee. Kesimpulan : adanya perbedaan pengaruh isometrik excercise dan isometrik excercise terhadap kemampuan fungsional osteoarthritis knee pada l

Item Type: Skripsi, Tesis dan Disertasi (Diploma / Sarjana)
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: FAKULTAS ILMU KESEHATAN ( FACULTY OF HEALTH SCIENCES) > Program Studi D IV Fisioterapi
Depositing User: Admin Admin Admin
Date Deposited: 15 Nov 2018 03:39
Last Modified: 07 Mar 2023 03:41
URI: http://eprints.aiska-university.ac.id/id/eprint/325

Actions (login required)

View Item View Item